Pemprov Kalteng Lakukan Sidak Pangan untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru
PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kegiatan ini dipimpin Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, didampingi Forkopimda dan sejumlah instansi terkait.
Pemantauan dilakukan di Pasar Besar, Pasar Kahayan, Jalan Ahmad Yani, warung LPG 3 kg, serta Gudang Bulog di Jalan Tjilik Riwut. Dari hasil pengecekan, harga cabai mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp110.000 per kilogram. Kenaikan ini dipengaruhi gangguan distribusi dan kondisi cuaca.
Yuas menegaskan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan kecukupan pasokan. Ia memastikan stok beras di gudang Bulog masih aman, mencapai 15.135 ton yang diproyeksikan mencukupi hingga enam bulan. Pada Januari 2026, tambahan pasokan sekitar 12.000 ton juga akan masuk.
Selain itu, Yuas mengingatkan pangkalan LPG agar menjual sesuai harga eceran resmi, yaitu Rp22.000 per tabung. Pemprov Kalteng juga terus menggelar pasar murah dan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat.
Kepala Bulog Kalteng, Budi Sultika, menambahkan bahwa penyaluran beras saat ini mencapai 35 ton per hari. Sebagian stok berasal dari petani lokal, dan dampak penyerapan gabah akan terlihat kembali pada musim panen Maret mendatang.






