Talawang News, Palangka Raya – Dalam senyap, hutan Kalimantan Tengah terus berjuang mempertahankan napasnya di tengah geliat pembangunan dan pemanfaatan sumber daya alam. Di balik layar upaya pelestarian itu, berdiri sosok berdedikasi tinggi yang selama lebih dari dua dekade mengabdikan dirinya bagi kelestarian lingkungan: H. Agustan Saining, S.Hut., M.Si., Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah.
Pria kelahiran Parepare, 17 Agustus 1977 ini telah meniti karier di dunia kehutanan sejak bangku sekolah. Ia memulai pendidikan kehutanan di Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Ujung Pandang dan melanjutkan jenjang S1 di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya dengan fokus pada Budidaya Hutan. Gelar magister diraihnya dari Universitas Palangka Raya dalam bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, memperkuat pondasi intelektualnya dalam merancang kebijakan berbasis keberlanjutan.
“Pendidikan yang relevan menjadi dasar dalam setiap kebijakan strategis yang kami ambil demi keberlangsungan hutan,” ujar Agustan, yang dikenal luas sebagai sosok ramah dan bersahaja di lingkungan kerjanya.
Kariernya di pemerintahan dimulai pada tahun 1997 sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dalam perjalanannya, ia dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Seksi Inventarisasi Data dan Pemetaan Hutan (2016–2017), Kepala Seksi Perencanaan dan Tata Hutan (2017–2019), hingga Kepala Bidang Perencanaan (2019–2021 dan 2022–2023). Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Bidang Pengawasan Mineral Batubara, Energi dan Air Tanah pada tahun 2022, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kehutanan dan resmi dilantik sebagai Kepala Dinas pada Agustus 2023.
Komitmennya terhadap pengembangan kapasitas diri dibuktikan lewat pelatihan kepemimpinan tingkat IV (2018) dan tingkat III (2022) dari BPSDM Provinsi Kalteng. Ia juga tercatat sebagai pejabat fungsional Pembina Utama Muda (IV/c) sejak Februari 2024, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia.
Berbagai penghargaan turut mewarnai pengabdiannya, mulai dari Satya Lencana 10 dan 20 Tahun dari Presiden RI, hingga Pramuka Pancawarsa I dan II. Penilaian kinerja Agustan pun secara konsisten berada dalam kategori “Baik”, dengan skor tertinggi mencapai 105,68% pada tahun 2021.
Di balik profesionalismenya sebagai pejabat publik, Agustan juga menyeimbangkan kehidupan pribadinya. Ia menikah dengan Dr. Hj. Sari Marlina, S.Hut., M.Si., seorang akademisi, pada 1 Juli 2005. Mereka dikaruniai dua anak: Rahmi Fakhirah Q.A., seorang mahasiswi, dan Ahmad Abubakar Umar, yang kini masih duduk di bangku sekolah.
Dengan kombinasi antara integritas, kapasitas, dan pengalaman panjang di birokrasi kehutanan, H. Agustan Saining memainkan peran penting dalam menyukseskan visi-misi Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menuju Kalteng Berkah—sebuah provinsi yang maju, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan.






