Paduan Anggun Wastra Kalteng dan Inovasi Digital: Miss Teenager Raisya Pukau Borneo Decafest 2025 Bank Indonesia

Raisya Arina Zaidan, yang akrab disapa Rere, pemenang Miss Teenager Kalimantan Tengah 2024. Rere tampil sebagai bintang dalam segmen spesial "Runshow Wastra Kalteng: The Sacred Bliss of Central Borneo, Bank Indonesia.

Talawang News, Palangka Raya – Panggung megah Borneo Digital Economy Creative Festival (Decafest) 2025 di Duta Mall Palangka Raya menjadi saksi keanggunan budaya dan semangat digitalisasi Kalimantan Tengah. Digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah, acara yang berlangsung meriah ini sukses menyatukan elemen tradisional dengan lompatan transformasi digital.

Salah satu sorotan utama dalam rangkaian acara ini adalah penampilan memukau dari Raisya Arina Zaidan, yang akrab disapa Rere, pemenang Miss Teenager Kalimantan Tengah 2024. Rere tampil sebagai bintang dalam segmen spesial “Runshow Wastra Kalteng: The Sacred Bliss of Central Borneo,” di mana ia memeragakan keindahan dan filosofi kain khas daerah yang sarat makna budaya.

Runshow ini bukan sekadar peragaan busana, melainkan sebuah pertunjukan yang berhasil mengawinkan warisan leluhur dengan semangat kekinian, menjadikannya representasi visual dari tema besar Decafest 2025: “Inovasi Ekonomi Kreatif Kalteng sebagai Katalis Pembentukan Ekosistem Digital.”

Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias, dalam sambutannya menegaskan bahwa festival ini menjadi ruang sinergi strategis antara Pemerintah Provinsi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri perbankan, perguruan tinggi, hingga pelaku UMKM, dalam mengakselerasi ekonomi digital di Bumi Tambun Bungai.

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang turut hadir dan membuka acara, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia. Menurutnya, kegiatan seperti Decafest tidak hanya berfungsi sebagai penguat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui digitalisasi, tetapi juga menjadi wadah vital bagi pelestarian dan promosi budaya lokal Kalimantan Tengah di tengah arus modernisasi.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa ekonomi digital dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan, bahkan saling menguatkan. Kita berikan ruang bagi talenta kreatif lokal seperti Rere untuk berkarya dan membawa nama daerah,” ujar Gubernur. Jumat, 24/10/25

Kehadiran Rere dan Runshow Wastra Kalteng ini berhasil menempatkan nilai-nilai tradisi sebagai inti dari inovasi kreatif digital, menandai langkah maju Kalimantan Tengah dalam membentuk ekosistem ekonomi yang modern namun tetap berakar kuat pada kearifan lokal.

Penulis: RedaksiEditor: Admin Talawangnews01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *