PALANGKA RAYA — Di tengah menjamurnya kedai kopi dengan nama-nama unik dan panjang di Palangka Raya, Antara Coffee hadir membawa konsep sederhana namun bermakna.
Berlokasi di Jalan Kutilang, kedai kopi ini menawarkan lebih dari sekadar sajian minuman, tetapi juga kehangatan interaksi antara pemilik, barista, dan pelanggan.
Owner Antara Coffee, Alfhan, mengungkapkan pemilihan nama Antara berangkat dari keresahannya melihat banyaknya coffee shop dengan nama yang sulit diingat dan diucapkan. Ia ingin menghadirkan nama yang singkat, mudah melekat di kepala, dan memiliki cerita.
Inspirasi itu datang secara tak terduga saat ia mendengarkan lagu “Mejikuhibiniu” dari Tenxi yang tengah viral. Dari penggalan lirik “di antara kau dan aku”, nama Antara pun terasa pas untuk mewakili konsep yang ingin ia bangun.
“Antara itu diambil pas aku lagi muter lagu dari Tenxi, namanya Mejikuhibiniu. Nah pas aku lagi mikir-mikir, kan lagi viral lagunya. Diantara kau dan aku, oh Antara kayaknya bagus deh,” katanya, usai opening, Senin (15/12/2025).
Sebelum memutuskan nama tersebut lanjut Alfhan, pihaknya sempat menelusuri ketersediaannya melalui berbagai platform, mulai dari situs web, Google Maps, hingga media sosial.
Saat itu, ia belum menemukan penggunaan nama serupa di Palangka Raya maupun daerah lain. Meski kemudian diketahui ada coffee shop dengan nama Antara di wilayah Maluku dan Sulawesi, hal tersebut tidak menjadi persoalan setelah melalui diskusi dengan berbagai pihak.
Menurutnya, penggunaan nama tersebut belum diklaim secara hukum dan tidak menimbulkan konflik.
Lebih dari sekadar nama, Antara Coffee lahir dengan misi membangun ruang yang hangat dan inklusif. Alfhan menilai, meski jumlah coffee shop di Kalimantan terus bertambah, belum banyak yang benar-benar menghadirkan suasana akrab.
Ia ingin kedainya menjadi tempat cengkerama, di mana pemilik dan barista aktif menyapa, berdialog, serta menerima masukan langsung dari pelanggan.
Konsep tersebut juga tercermin dalam pengelolaan sumber daya manusia. Mayoritas barista di Antara Coffee berasal dari kalangan anak muda dan teman-teman dekat pemilik.
Alfhan menegaskan, kedai ini bukan hanya tempat bekerja, tetapi juga ruang belajar dan pengembangan karier. Sistem kerja fleksibel diterapkan, dengan masa kerja enam bulan yang dapat diperpanjang sesuai performa, tanpa paksaan untuk bertahan dalam jangka panjang.

“Karena aku juga pengen ngembangin karir mereka ke depan. Dan ga ada juga niatan ngenahan mereka gitu. Misalkan harus disini lama gitu. Nah dan itu juga kontra kami cuma 6 bulan disini. Setelah 6 bulan mereka mau lanjut itu boleh, kalau engga ya kalau mau disini boleh juga. Itu tergantung dengan performa kerjanya, itu bisa dinikin gajinya,” jelasnya.
Dari sisi desain, Alfhan menyebutkan, Antara Coffee mengusung konsep minimalis dengan dominasi warna cokelat yang memberikan kesan hangat.
Inspirasi diambil dari beberapa kedai kopi di luar daerah, salah satunya Kean Coffee di Banjarbaru, dengan tetap menyesuaikan karakter lokal.
Unsur industrial khas Palangka Raya tetap dihadirkan melalui penggunaan meja semen, namun dipadukan secara harmonis agar suasana tetap nyaman.
“Bisa kita lihat juga kan di Palangka ini kopi sopnya itu industrial kan. Kayak batu-batu. Maksudnya yang belum jadi lah semen-semen kayak gitu. Nah kita pengen ngecoba ngecampur itu. Makanya di belakang itu ada meja semen gitu. Tapi tetap hitungannya ini minimalis gitu. Yang biar bisa hangat lah tempatnya gitu,” ujarnya.
Untuk menu, Antara Coffee mengandalkan minuman berbasis aren sebagai produk unggulan, salah satunya Aren Tara. Menu ini merupakan perpaduan kopi susu dengan gula aren yang telah melalui proses riset dan pengembangan selama tiga bulan.
Secara keseluruhan, riset menu minuman dilakukan hingga enam bulan, sementara menu makanan dikembangkan dalam waktu lebih singkat dengan melibatkan tenaga berpengalaman di bidang kopi.
“Rata-rata sih anak-anak di Antara sih banyak yang udah pengalaman sih. Tapi kita gak menutup kemungkinan buat teman-teman yang belum punya pengalaman bisa join ke kita,” imbuhnya.
Melalui konsep yang matang, suasana hangat, dan komitmen memberdayakan anak muda, Antara Coffee berupaya menjadi ruang “di antara” tempat bertemunya cerita, rasa, dan kebersamaan di Kota Palangka Raya.






