PDI Perjuangan Kalteng: Natal Jadi Momentum Tebar Berkat dan Jaga Persatuan

PALANGKA RAYA – Keluarga besar DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar perayaan Natal bersama di Gedung Serbaguna IAKN Palangka Raya, Senin (5/1/2026). Mengusung semangat khidmat dan kebersamaan, acara ini menjadi ajang refleksi iman sekaligus peneguhan komitmen kebangsaan bagi seluruh kader dan simpatisan.

Perayaan tahun ini mengangkat tema sentral “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dengan subtema yang selaras dengan visi partai: “PDI Perjuangan Terpanggil Menjadi Berkat bagi Keluarga, Masyarakat, dan Gereja di Provinsi Kalimantan Tengah.”

Natal sebagai Panggilan Moral

Ketua DPD PDI Perjuangan Kalteng, Yohanes, S.T., dalam sambutannya menekankan bahwa Natal bukanlah sekadar seremoni tahunan. Baginya, Natal adalah panggilan moral bagi kader banteng untuk mengimplementasikan nilai kasih, keadilan, dan kebenaran di tengah masyarakat.

“PDI Perjuangan hadir bukan untuk dirinya sendiri. Kami terpanggil untuk terus menjadi berkat, baik di internal keluarga besar partai, masyarakat luas, hingga kehidupan bergereja di Bumi Tambun Bungai ini,” ujar Yohanes.

Soliditas dan Semangat Gotong Royong

Selain aspek spiritual, Yohanes juga menggarisbawahi pentingnya soliditas dan kedisiplinan organisasi. Ia mengingatkan bahwa kekuatan partai terletak pada kesatupaduan langkah dalam melayani rakyat.

  • Gerak Serentak: Kader diminta tetap satu komando dalam menjalankan program kerakyatan.

  • Gotong Royong: Menjadikan semangat Natal sebagai motor penggerak kepedulian sosial.

  • Harmonisasi: Menjaga persatuan di tengah keberagaman Kalimantan Tengah.

Ajakan Membangun Daerah

Menutup sambutannya, Yohanes mengajak seluruh elemen pendukung partai untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. Ia berharap semangat Natal dapat memperkuat komitmen pelayanan demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

“Mari kita perkuat komitmen untuk melayani sesama dan menjaga keharmonisan sebagai modal utama pembangunan,” pungkasnya.

Editor: Admin Talawang01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *