Terlalu banyak kisah yang tercatat indah
Dalam setiap hembusan napas serta derap
Lautan cinta kini kian membara
Melingkar mekar dalam pelukan waktu
Melukiskan sejuta doa dan harapan
Tak lekang oleh masa serta kata
Semua tersusun menarik meski hati pilu
Berjuang terus walaupun melelahkan
Hingga kadang memunculkan rasa muak
Namun, wajah-wajah itu membuat luluh
Ku tatap satu persatu nama mereka
Di daftar hadir yang tersimpan rapi
Sepuluh kelas lima ratus orang lebih
Butuh semangat dan sentuhan ilmu
Meski harus berpacu dengan emosi gila
lagi hatiku trenyuh dan luluh
Riak-riak anak bangsa dalam hidupku
Insyallah, ku pasti mereka layak diajar
Walaupun harus melalui tantangan
Era digital dan masa pandemi covid 19
Kadang bosan luar biasa
Sungguh teramat membosankan
Itu yang selalu mereka sampaikan
Lagi kita harus berperang pada keadaan
Bukan berperang pada musuh atau lawan
Kukatakan pada mereka bersabarlah
Walau banyak rintangan dan air mata
Menempuh pendidikan dari rumah
Banyak kebutuhan kouta dan jaringan
Harus stabil serta kuat dalam kehidupan
Pahlawan pendidikan itulah sebutan
Bagi kami para guru
Meski otak dan jiwa raga diuji
Bahkan kadang dicaci maki
Kami tetap berdiri hakiki
Demi negeri tercinta dan kemajuan pendidikan
Kami rela berpeluh menempuh jarak jauh
Rela berkorban demi kebaikan anak bangsa
Bahkan rela berkorban demi anak didik
Agar mereka kelak berguna bagi dirinya dan orang lain
Palangka Raya, 25 November 2021
Bionarasi:
Penulis bernama asli, Desi Safitri, S. Pd merupakan seorang guru Bahasa Indonesia di sekolah SMK Al Ishlah Kota Palangka Raya, Kalteng. Lahir pada tanggal 18 Juni 1992. Sudah menerbitkan sebanyak 15 buku, baik itu buku fiksi dan nonfiksi, berupa buku tunggal dan antologi, seperti buku cerpen, puisi, novel, dan artikel. Alamat media sosial penulis, facebook “Ming Ming Chy”, KBM App “Nur_Chy_186_SPP”, dan WA 081251968618.







Keren, semangat tuk Berkarya y
Siap .. Terima Kasih
Masya Allah…keren Bun Say
Siap…Terima Kasih