Talawang News, Palangka Raya – Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin dan H. Achmad Zaini, yang mencalonkan diri untuk periode 2025-2030, terus bergerak aktif dalam rangkaian kampanye mereka dengan melakukan pertemuan silaturahmi bersama masyarakat. Salah satu kegiatan penting yang mereka laksanakan baru-baru ini adalah pertemuan bersama tokoh-tokoh masyarakat Jawa yang berlangsung di Kebun Buah Larosa, Jalan Lingkar Luar, Minggu malam (6/10/2024).
Dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, pertemuan ini dihadiri oleh para tokoh, pelaku seni, dan tokoh budaya yang mewakili masyarakat Jawa di Palangka Raya. Pertemuan ini menjadi ajang bagi pasangan calon untuk memperkuat dukungan serta menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.
Program Prioritas untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pada kesempatan tersebut, Fairid Naparin dan Achmad Zaini menegaskan sejumlah program prioritas yang akan mereka lanjutkan apabila kembali dipercaya untuk memimpin kota Palangka Raya. Salah satu fokus utama mereka adalah kelanjutan pembangunan infrastruktur yang telah dimulai selama masa jabatan Fairid sebelumnya. Ketua Tim Kampanye, Subandi, menjelaskan bahwa pasangan ini sangat berkomitmen untuk menyempurnakan berbagai program yang telah berjalan serta melanjutkan proyek infrastruktur yang masih memerlukan perhatian.
“Semenjak Fairid menjabat, banyak perkembangan yang sudah dicapai dalam hal infrastruktur, namun kami menyadari masih banyak yang perlu ditingkatkan dan dilanjutkan,” ujar Subandi.
Tidak hanya infrastruktur, pasangan Fairid-Zaini juga menempatkan layanan kesehatan gratis melalui program BPJS Kesehatan sebagai salah satu program unggulan mereka. Program yang sudah berjalan selama dua tahun ini, menurut mereka, akan terus diprioritaskan agar seluruh masyarakat Palangka Raya dapat merasakan manfaatnya.
“Selain infrastruktur, program BPJS Kesehatan gratis untuk seluruh warga Palangka Raya juga menjadi perhatian utama. Kami berkomitmen untuk melanjutkan program ini, karena kesehatan adalah hak setiap warga,” tambah Subandi.
Program-program lain yang juga akan dilanjutkan mencakup operasi pasar murah untuk kebutuhan sembako, insentif bagi ketua RT, dan tunjangan bagi para guru. Semua program ini, menurut Fairid dan Zaini, dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.
Mendengarkan Aspirasi dan Merangkul Seni Budaya
Dalam pidatonya, Fairid Naparin menekankan pentingnya sinergi antara tim kampanye dan relawan mereka dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk para pelaku seni dan budaya. Menurutnya, keberagaman budaya di Palangka Raya merupakan aset penting yang harus dirangkul untuk mendukung pembangunan sosial dan ekonomi.
“Kegiatan malam ini adalah bentuk silaturahmi antara kami dengan para tokoh seni dan budaya yang ada di kota Palangka Raya. Kami ingin membangun sinergi yang solid, mendengarkan aspirasi mereka, serta menyusun strategi bersama untuk memenangkan Pilkada kali ini,” jelas Fairid.
Ia juga menegaskan bahwa dalam upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Palangka Raya, sinergi antara politik dan birokrasi menjadi sangat penting. Fairid menekankan bahwa setiap program yang mereka rancang harus memberikan dampak nyata dan positif bagi masyarakat, serta mendorong perubahan yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari warga Palangka Raya.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil dalam kebijakan politik dan pemerintahan akan membawa manfaat yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Dukungan dari Masyarakat dan Harapan untuk Pengembangan Seni Budaya
Acara silaturahmi ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan dan aspirasi mereka. Suroso Larosa, salah satu tokoh masyarakat Jawa yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengungkapkan harapannya agar pasangan Fairid-Zaini dapat lebih memperhatikan pengembangan seni dan budaya di Palangka Raya.
“Saya berharap, ke depan kegiatan seni dan budaya di kota ini dapat difasilitasi dengan lebih baik. Kami ingin melihat ruang yang lebih luas bagi para seniman untuk berkarya dan melestarikan budaya lokal,” ujar Suroso.
Hal ini disambut positif oleh Fairid, yang menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinannya akan terus mendukung upaya pelestarian budaya dan menyediakan ruang bagi kegiatan seni agar tetap berkembang. Menurut Fairid, seni dan budaya adalah bagian dari identitas kota yang harus dirawat dan dijaga bersama-sama.
Pertemuan ini bukan hanya ajang kampanye, melainkan juga bentuk kepedulian Fairid dan Zaini terhadap beragam kebutuhan masyarakat Palangka Raya. Melalui silaturahmi yang hangat ini, mereka berharap bisa merangkul dukungan yang lebih luas dari berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas Jawa, untuk terus bersama-sama membangun Palangka Raya yang lebih baik di masa depan.






