Talawang News, Palangka Raya – Ratusan perwakilan dari berbagai suku bangsa di Kalimantan Tengah (Kalteng) berkumpul dalam acara Deklarasi Huma Betang Dukung Agustiar-Edy yang digelar di Aula Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya.
Acara ini menjadi momentum penting yang tidak hanya menegaskan dukungan politik bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan kerukunan antar-etnis di Kalteng. Senin, 28/10/2024
Deklarasi ini dihadiri oleh tokoh dan perwakilan berbagai suku, seperti Jawa, Bugis, Bali, Lombok, Banjar, Nusa Tenggara, Papua, Maluku, Sunda, Betawi, Nias, Manado, Aceh, Palembang, dan Batak. Kehadiran mereka memperlihatkan semangat Huma Betang—konsep filosofis yang menjadi simbol persatuan dan kehidupan harmonis masyarakat Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Agustiar Sabran mengungkapkan rasa syukur atas dukungan luas dari masyarakat. Ia menyampaikan, “Alhamdulillah, kita bisa berkumpul dan bersilaturahmi dalam suasana kebersamaan. Silaturahmi ini membawa energi positif yang akan kita bawa dalam perjalanan untuk membangun Kalimantan Tengah.”
Agustiar menekankan bahwa dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan visi pembangunan Kalteng yang lebih baik dan adil. Ia berjanji untuk bekerja sekuat tenaga jika terpilih sebagai gubernur, memastikan seluruh kebijakan pemerintah berpihak pada kesejahteraan rakyat.
“Doa dan dukungan masyarakat sangat kami butuhkan. Bersama-sama, kita bisa membawa perubahan yang nyata bagi Kalteng,” tegasnya.
Dalam acara tersebut, Agustiar memperkenalkan program unggulannya, Kartu Huma Betang Sejahtera. Program ini dirancang sebagai solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalteng melalui berbagai manfaat langsung. Beberapa poin utama dari program ini meliputi:
1. Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2 juta per Kepala Keluarga setiap bulan.
2. Sembako dengan harga terjangkau melalui kerjasama dengan distributor lokal dan nasional.
3. Pendidikan gratis hingga jenjang perguruan tinggi untuk anak-anak Kalteng.
4. Layanan kesehatan tanpa biaya melalui sistem jaminan kesehatan daerah.
“Kami ingin memastikan seluruh warga Kalteng mendapatkan akses yang adil terhadap sumber daya dan pelayanan. Dengan Kartu Huma Betang Sejahtera, kami berharap tidak ada lagi kesenjangan sosial di Kalteng,” jelas Agustiar.
Agustiar Sabran menekankan bahwa program yang ditawarkannya bersama Edy Pratowo bukan sekadar janji kampanye, melainkan komitmen kuat untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan persatuan, sebagaimana diusung dalam filosofi Huma Betang, akan menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan mereka.
“Pemerintahan kami, jika diberi amanah, akan berusaha menghadirkan keadilan bagi seluruh suku dan kelompok masyarakat. Tidak ada yang akan tertinggal, dan semua akan mendapatkan kesempatan untuk maju bersama,” tambah Edy Pratowo dalam kesempatan yang sama.
Deklarasi ini tak hanya menunjukkan kekuatan dukungan politik, tetapi juga menjadi ajang rekonsiliasi dan penguatan solidaritas antar-suku di Kalteng. Para peserta yang hadir mengungkapkan bahwa acara ini merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan, melampaui perbedaan budaya dan etnis.
“Kami mendukung Agustiar-Edy bukan hanya karena program-programnya, tetapi karena mereka juga membawa visi yang sejalan dengan semangat Huma Betang,” ujar salah satu perwakilan suku Banjar yang hadir dalam acara tersebut.
Dengan dukungan yang solid dari berbagai lapisan masyarakat, pasangan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo optimis dapat membawa perubahan signifikan bagi Kalimantan Tengah. Dukungan ini bukan hanya menjadi amunisi dalam menghadapi kontestasi politik, tetapi juga sebagai langkah awal menuju persatuan dan pembangunan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa melalui persatuan dan kerja bersama, Kalimantan Tengah bisa menjadi daerah yang maju dan sejahtera, di mana semua masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan,” pungkas Agustiar Sabran dengan penuh optimisme.
Acara deklarasi ini berakhir dengan doa bersama, diiringi harapan agar Kalteng dapat berkembang menjadi provinsi yang lebih makmur di masa depan. Dukungan kuat dan semangat kebersamaan dari berbagai suku yang hadir malam itu diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi langkah pasangan Agustiar-Edy dalam mewujudkan visi mereka untuk Kalteng.






