Talawang News, Palangka Raya – Dalam semarak peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng turut ambil bagian dalam Karnaval Festival Budaya Isen Mulang yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya. Mengusung tema “Kalteng Bersinar”, ESDM Kalteng menegaskan komitmennya dalam memperluas akses energi bersih dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.
Kepala Dinas ESDM Kalteng, Vent Christway, menjelaskan bahwa tema ini merupakan bagian dari program prioritas Gubernur H. Sugianto Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo dalam menghadirkan energi baru terbarukan (EBT) ke pelosok daerah.
“‘Kalteng Bersinar’ adalah simbol semangat kami untuk menghadirkan terang di daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh jaringan listrik PLN,” ujarnya.
Pada parade budaya tersebut, Dinas ESDM memamerkan berbagai teknologi kelistrikan berbasis energi terbarukan. Peralatan ini dirancang untuk mendukung program elektrifikasi pedesaan, dan akan dipasang di rumah-rumah warga kurang mampu yang memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.
Vent menambahkan bahwa masih ada sejumlah wilayah di Kalteng yang diperkirakan belum terjangkau jaringan PLN dalam beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, solusi berbasis EBT menjadi strategi cepat dan efektif untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan listrik.
“Program ini telah berjalan selama beberapa tahun dan dipercepat pada 2024. Saat ini, rasio elektrifikasi Kalteng sudah melampaui 98 persen,” jelasnya.
Ia menargetkan bahwa pada akhir 2026, seluruh masyarakat Kalteng, termasuk di pedalaman, dapat menikmati akses listrik secara merata.
Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak lepas dari pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PLN, perusahaan swasta, dan dukungan anggaran melalui APBD.
“Kami terus membangun kolaborasi lintas sektor agar energi terang ini bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat,” pungkas Vent.






