
Seluruh Komponen Forkopimda dan Masyarakat Intan Jaya Tolak Keberadaan OPM
Papua Tengah, TalawangNews.com – Seluruh komponen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta elemen masyarakat Kabupaten Intan Jaya secara tegas menyatakan penolakan terhadap keberadaan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Intan Jaya.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan bersama yang berlangsung aman dan kondusif.
Dansatgas YONIF 631/Atg Letkol Inf Andy Darnianto bersama tokoh ketua mediasi Intan Jaya Bapak Yoyakim Mujizau, S.STP beserta Seluruh pihak sepakat bahwa keberadaan OPM telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, menghambat aktivitas sosial dan ekonomi, serta mengganggu stabilitas keamanan daerah.

Perwakilan Forkopimda menegaskan bahwa masyarakat Intan Jaya mendambakan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera. Oleh karena itu, segala bentuk tindakan kekerasan, intimidasi, dan propaganda yang dilakukan oleh kelompok OPM dinilai bertentangan dengan nilai kemanusiaan serta tidak mencerminkan aspirasi masyarakat Papua secara keseluruhan.
Tokoh masyarakat dan tokoh adat Intan Jaya juga menyampaikan bahwa masyarakat ingin fokus pada pembangunan, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan. Mereka menilai bahwa keberadaan OPM justru membawa penderitaan, ketakutan, dan menghambat kemajuan daerah.
Selain itu, masyarakat menyatakan dukungan penuh terhadap aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif, serta mengajak seluruh pihak yang masih terlibat dalam kelompok OPM untuk menghentikan aksi kekerasan dan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dengan adanya pernyataan sikap bersama ini, Forkopimda dan masyarakat Intan Jaya berharap terciptanya situasi yang aman dan damai, sehingga seluruh program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan optimal demi masa depan Papua yang lebih baik.






