Transformasi Pendidikan Kalteng, 18 Program Unggulan Siapkan Generasi Berdaya Saing Global

Palangka Raya, Talawangnews.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pendidikan terus memperluas inovasi untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan. Sedikitnya 18 program terobosan dikembangkan dalam hampir tiga tahun terakhir, mencakup digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi guru dan siswa, bantuan pendidikan, hingga penguatan pengawasan.

Berbagai program tersebut dijalankan di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, yang mulai bertugas sebagai pelaksana tugas pada 14 Desember 2023 dan dilantik sebagai kepala dinas definitif pada 26 Mei 2026.

Salah satu fokus utama adalah pemanfaatan teknologi untuk mengatasi keterbatasan akses pembelajaran, terutama di wilayah yang belum didukung infrastruktur memadai. Dinas Pendidikan mengembangkan penggunaan TV interaktif atau papan tulis digital, internet Starlink, panel surya, serta metode hybrid learning agar kegiatan belajar dapat berlangsung dengan dukungan teknologi.

Digitalisasi juga diperkuat melalui Kelas Digital Huma Betang yang menyediakan fasilitas pembelajaran daring, mulai dari absensi, modul, hingga evaluasi. Sementara itu, peningkatan kapasitas tenaga pendidik dilakukan melalui Huma Betang Training System berbasis Learning Management System (LMS).

Untuk memperkuat pengawasan dan transparansi, Dinas Pendidikan menghadirkan PENA Kalteng sebagai platform pemantauan dan pelaporan program pendidikan, termasuk BOSDA dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Whistleblowing System (WBS) juga disediakan sebagai saluran pengaduan digital yang memberikan ruang bagi warga sekolah dan masyarakat untuk melaporkan persoalan pendidikan secara aman dan rahasia.

Di bidang pemerataan akses, Pemprov Kalteng menjalankan program Sekolah Gratis dan Kuliah Gratis yang sebelumnya dikenal melalui Beasiswa TABE Berkah. Pemerintah daerah juga mengembangkan visi Satu Rumah Satu Sarjana serta memasukkan pembangunan 5.000 Rumah Berkah untuk Guru sebagai bagian dari upaya mendukung tenaga pendidik.

Pengembangan kemampuan dan potensi siswa turut menjadi perhatian melalui Asesmen Minat dan Bakat (AMB), PKDS Berkah, pembelajaran bahasa asing secara virtual, serta Try Out UTBK gratis. Pendidikan berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM), termasuk coding dan kecerdasan buatan (AI), juga diperkenalkan untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan masa depan.

Selain itu, program BERSINERGI atau Berkah Siswa untuk Negeri diarahkan untuk membuka peluang pemasaran digital bagi karya siswa. Fasilitasi pendidikan ke luar negeri serta persiapan seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pendidikan dan karier generasi muda.

Rangkaian program tersebut turut mengantarkan Pemprov Kalteng meraih penghargaan Outstanding Initiative for Expanding Higher Education Access dalam CNN Indonesia Awards 2025 di Jakarta pada 31 Oktober 2025. Pemerintah provinsi juga memperoleh penghargaan kategori pendidikan dalam National Governance Awards 2026 yang diselenggarakan Metro TV pada 24 April 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan berbagai inovasi tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi persaingan nasional maupun global, tanpa meninggalkan nilai-nilai lokal.

“Semua ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk memajukan dunia pendidikan. Kita terus berinovasi agar anak-anak Kalteng mampu bersaing di level nasional maupun global, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Huma Betang,” tegas Reza, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, pembangunan pendidikan harus mampu menjawab perubahan zaman sekaligus memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat yang menghadapi kendala ekonomi maupun geografis. Karena itu, pengembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemerataan akses perlu berjalan beriringan.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Melalui berbagai program tersebut, Pemprov Kalteng berharap semakin banyak generasi muda memperoleh akses pendidikan, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan daya saing untuk mendukung kemajuan daerah dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Huma Betang. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *