Sanjaya Panjaitan Resmi Pimpin Partungkoan Toba Palangka Raya 2026-2027, Usung Semangat Saroha

PALANGKA RAYA – Roda organisasi Partungkoan Toba Palangka Raya resmi berganti kepemimpinan. Momen penting berupa serah terima jabatan (sertijab) dan pelantikan pengurus baru periode 2026–2027 sukses digelar dengan khidmat dan penuh kekeluargaan di Hotel Dandang Tingang, Palangka Raya, pada Minggu (23/8/2026) malam.

Mengusung tema besar yang sarat makna, yakni “Saroha, Sapingkiran, Di Tano Pangarantoan” (sehati dan sepemikiran di tanah perantauan), kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan ikatan kekeluargaan masyarakat Toba di Kota Palangka Raya dan sekitarnya.

Acara sakral tersebut dihadiri oleh jajaran dewan pembina, penasihat, pengurus demisioner, jajaran pengurus baru, serta segenap keluarga besar Partungkoan Toba Palangka Raya yang memadati ruang acara.

Berdasarkan hasil musyawarah dan keputusan bersama, estafet kepemimpinan organisasi kini resmi dipegang oleh Sanjaya Panjaitan sebagai Ketua Umum, didampingi Delita Tambunan sebagai Wakil Ketua Umum. Keduanya menerima mandat untuk meneruskan kepemimpinan sebelumnya yang diemban oleh Patota Hutapea (Mantan Ketua Umum) dan Saut Patar Aritonang (Mantan Wakil Ketua Umum).

Dalam pidato perdana usai dilantik, Sanjaya Panjaitan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota. Ia menegaskan bahwa jabatan ketua bukanlah sebuah privilese untuk berjalan sendiri, melainkan sebuah amanah kolektif yang membutuhkan kolaborasi erat dari seluruh elemen pengurus.

“Bagi saya menjadi ketua bukan berarti bisa menjalankan semuanya sendirian. Justru saya membutuhkan teman-teman semua untuk bisa menjalankan kepengurusan ini,” ungkap Sanjaya di hadapan para tamu undangan.

Ia berharap setiap bidang dalam struktur kepengurusan yang baru dapat proaktif menjalankan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan cara ini, program kerja organisasi dapat berjalan optimal, dinamika kegiatan semakin aktif, dan setiap anggota memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat terhadap Partungkoan Toba Palangka Raya.

Selain itu, Sanjaya juga membuka seluas-luasnya pintu komunikasi, kritik, serta masukan konstruktif dari para pembina, penasihat, orang tua, hingga seluruh warga organisasi demi kemajuan bersama.

Sementara itu, Dewan Pembina Partungkoan Toba Palangka Raya, Tomu S. Sibarani, ST., M.AP., memberikan arahan strategis sekaligus motivasi kepada para pengurus baru. Ia mengingatkan bahwa kunci utama kemajuan sebuah organisasi perantauan terletak pada kekompakan dan kemampuan memberikan dampak nyata bagi anggotanya.

Tomu bahkan mengusulkan agar semangat kepengurusan periode ini direfleksikan melalui penamaan kabinet yang sarat kepedulian sosial dan kekeluargaan.

“Saya menyarankan kabinetnya nanti juga memakai kata kompak tadi, jadi Kabinet Peduli. Antar sesama teman harus saling peduli dan menghilangkan ego sektoral atau ego masing-masing,” pesan Tomu.

Ia juga berpesan kepada para pengurus agar memiliki kedewasaan mental dalam berorganisasi, tidak mudah terbawa perasaan (baper) ketika menghadapi perbedaan karakter, serta bijak dalam menyikapi keragaman pendapat.

“Jangan pernah memaksakan dirimu untuk disukai setiap orang, tapi paksalah dirimu untuk tidak membenci setiap orang,” tambahnya, disambut tepuk tangan riuh dari hadirin.

Dalam kesempatan yang sama, Tomu S. Sibarani juga memberikan perhatian khusus kepada para pengurus dari kalangan muda dan mahasiswa. Ia mengingatkan agar aktivitas berorganisasi berjalan selaras dan seimbang dengan kewajiban utama menempuh pendidikan tinggi.

“Jangan sampai gara-gara organisasi, kuliah kita menjadi kacau atau berantakan,” tegasnya mengingatkan pentingnya manajemen waktu yang baik bagi generasi muda Toba di perantauan.

Rangkaian acara pelantikan ini kemudian ditutup secara resmi dengan prosesi serah terima bendera pataka organisasi, penandatanganan berita acara, doa bersama, serta sesi foto bersama seluruh jajaran pengurus Partungkoan Toba Palangka Raya periode 2026–2027.

Melalui kepengurusan yang baru ini, diharapkan Partungkoan Toba Palangka Raya semakin solid, berkontribusi positif bagi masyarakat luas, serta menjadi rumah kedua yang harmonis bagi seluruh perantau asal Toba di Bumi Tambun Bungai.

Penulis: Erikson Editor: Adm. Talawang News 01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *