TALAWANG NEWS, PALANGKA RAYA – Koperasi Citra Mandiri Permai (CMP) dan Koperasi Tosah Mandiri Sejahtera (TMS) menggelar Rapat Luar Biasa di Hotel Putra Kahayan, pada Rabu (20/12/2023).
“Ini adalah rapat tindak lanjut dari rapat sebelumnya dalam rangka untuk meningkatkan kinerja koperasi,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Kapuas, Apendi saat diwawancarai oleh media usai kegiatan tersebut.
Rapat tersebut kata Apendi, juga bertujuan untuk menggabungkan koperasi yakni Koperasi Citra Mandiri Permai ke Koperasi Tosah Mandiri Sejahtera.
“Rapat ini bertujuan untuk menggabungkan dua koperasi yakni CMP dan TMS, tugas kami adalah meninjau, membina dalam hal kelembagaannya sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Koperasi Tosah Mandiri Sejahtera, Malindo mengatakan bahwa dengan bergabungnya Koperasi CMP ke TMS diharapkan membawa dampak serta perubahan yang positif.

“Semoga saja hasil dari peleburan koperasi dari CMP menjadi koperasi Tosah Mandiri Sejahtera ini semakin maju dan sukses. Begitu juga dengan para petaninya diharapkan agar bisa memahami lebih dalam lagi agar perkebunan koperasi kami ini bisa juga seperti punya orang dan menjadi harapan seluruh warga yang memiliki kebun,” jelasnya.
“Pada hari ini koperasi CMP sudah sah menjadi koperasi Tosah Mandiri Sejahtera,” sambungnya.
Pada kesempatan tersebut, Malindo juga menitip pesan kepada seluruh anggota dan pengurus koperasi agar saling membantu, berkolaborasi untuk mencapai hasil yang maksimal.
“Diharapkan agar seluruh pengurus koperasi atau anggota koperasi agar saling membantu, supaya kita kedepannya tetap berjalan maju sehingga dapat mencapai tujuan yang maksimal,” tegasnya.

Masih di lokasi yang sama, Camat Kapuas Hulu, R. B. Suwignyo menjelaskan bahwa penggabungan tersebut dilaksanakan untuk memudahkan memanajemen koperasi.
“Kami selalu mendukung kegiatan ini, karena ini semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” bebernya.
Menurutnya, kehadiran koperasi didaerahnya sangat penting untuk membantu masyarakat sekitar.
“Koperasi itu sangat membantu masyarakat, karena koperasi merupakan wadah dan berbadan hukum. Jadi masyarakat pun mudah untuk mendapatkan akses ke pabrik, terutama dalam menjual buah, termasuk masyarakat petani yang pribadi itu melalui koperasi menjual buah sawit itu kep abrik,” demikian Suwignyo.






