Palangka Raya, Talawangnews.com – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah akan menggelar Market Sounding Pengadaan Komputer SMA/SMK Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mematangkan proses pengadaan perangkat teknologi yang akan mendukung digitalisasi pendidikan di seluruh sekolah menengah atas dan kejuruan di Kalimantan Tengah.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung di Aula Pintar Lantai 2 Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah pada Kamis, 25 Juni 2026 itu menjadi forum diskusi antara pemerintah dan penyedia barang maupun jasa untuk menyelaraskan kebutuhan sekolah dengan kondisi pasar.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan market sounding menjadi tahapan penting sebelum proses pengadaan dilaksanakan agar spesifikasi perangkat yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan pembelajaran.
“Pengadaan komputer ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan sarana prasarana sekolah, tetapi merupakan bagian dari upaya besar meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Kita ingin seluruh peserta didik, baik yang berada di perkotaan maupun wilayah terpencil, memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya, Senin (22/6/2026).
Ia menjelaskan, dalam forum tersebut Dinas Pendidikan akan memaparkan paket konsolidasi pengadaan komputer SMA/SMK Tahun 2026 sekaligus menerima masukan mengenai spesifikasi teknis, jumlah kebutuhan, kisaran harga, hingga kemampuan distribusi dari para penyedia.
Menurut Reza, keterbukaan informasi pada tahap awal pengadaan diharapkan mampu menciptakan proses yang lebih transparan, akuntabel, efektif, dan efisien sehingga anggaran yang digunakan dapat memberikan manfaat optimal bagi sekolah.
“Kami membuka ruang dialog dengan seluruh pemangku kepentingan agar proses pengadaan berjalan transparan dan menghasilkan perangkat yang benar-benar sesuai kebutuhan sekolah. Prinsipnya, setiap rupiah anggaran yang digunakan harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan,” katanya.
Kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), PPTK dan tim teknis, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Provinsi Kalimantan Tengah, Biro Hukum Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah, serta penyedia barang dan jasa yang memenuhi persyaratan.
Melalui pelaksanaan market sounding, Disdik Kalteng berharap pengadaan komputer Tahun 2026 dapat mendukung percepatan transformasi digital di sekolah, memperluas pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar, serta meningkatkan daya saing peserta didik Kalimantan Tengah di era digital. (Redaksi)






