PALANGKA RAYA — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pengusaha Pengembang Perumahan dan Permukiman Indonesia (Deprindo) Kalimantan Tengah menegaskan komitmen kuatnya untuk menyukseskan program strategis nasional, yaitu Program Tiga Juta Rumah.
Di bawah kepemimpinan Ketua DPW Deprindo Kalteng, Yemima Eka Ampung, organisasi ini siap mengambil peran aktif dalam percepatan pembangunan hunian sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah maupun di kabupaten dan kota.
Ditemui usai kegiatan di M Bahalap Hotel, Yemima menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan yang diberikan oleh jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para pelaku usaha.
“Program tersebut dinilai tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Yemima kepada awak media.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, DPW Deprindo Kalteng telah merancang sejumlah program strategis regional. Yemima mengungkapkan bahwa pihaknya bahkan telah memetakan beberapa titik lokasi potensial yang akan segera dibahas bersama pemangku kepentingan terkait agar pelaksanaannya berjalan selaras dengan regulasi yang berlaku.
“Untuk wilayah Kalimantan Tengah, kami sudah menyiapkan beberapa lokasi yang nantinya akan menjadi bagian dari pelaksanaan program. Detail ini masih akan kami diskusikan lebih lanjut bersama berbagai pihak terkait,” jelasnya.
Sebagai fondasi awal pelaksanaan program, acara tersebut juga diwarnai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama sejumlah mitra strategis. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan sinergi lintas sektor, mencakup aspek teknis pembangunan hingga dukungan pembiayaan.
Yemima merinci bahwa kolaborasi teknis dijalankan bersama instansi terkait sektor UPR, sementara dukungan permodalan melibatkan sektor perbankan nasional maupun regional.
Meski sejumlah institusi perbankan seperti Bank Kalteng, Bank BTN, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BSI telah menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pembiayaan program ini, penandatanganan simbolis pada kesempatan tersebut diwakili oleh Bank BTN dengan pertimbangan efisiensi waktu.
“Sebetulnya ada beberapa bank yang siap mendukung, namun karena keterbatasan waktu prosesi, penandatanganan secara simbolis tadi diwakili oleh Bank BTN,” imbuhnya.
Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu membuka pintu bagi kemitraan yang lebih luas antara pihak swasta, pemerintah daerah, dan lembaga keuangan. Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, realisasi penyediaan hunian layak bagi masyarakat di Bumi Tambun Bungai dapat dipercepat.
Sebagai langkah awal dalam waktu dekat, Yemima menegaskan bahwa pihaknya akan memprioritaskan penguatan konsolidasi internal organisasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh jajaran pengurus DPW Deprindo Kalteng memiliki visi dan kesiapan optimal dalam mengawal kesuksesan Program Tiga Juta Rumah di daerah. (Desi)






