Apresiasi Petugas Garis Depan, Kadishut Kalteng Tegaskan Pentingnya Kesehatan Personel Damkar

PALANGKA RAYA — Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah proaktif dalam menjaga kondisi fisik para petugas garis depan. Usai berjibaku memadamkan titik-titik api di sejumlah wilayah Kalteng, jajaran personel Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan (Damkarhutla) langsung menjalani pemeriksaan kesehatan berkala.

Kegiatan medis yang dipusatkan di Posko Damkar Dishut Kalteng, Kota Palangka Raya, ini krusial mengingat beratnya medan tugas di lapangan. Setiap hari, para petugas harus berhadapan langsung dengan cuaca ekstrim, paparan pekatnya asap, serta tantangan geografis yang menguras tenaga dan ketahanan fisik.

Langkah ini juga merupakan wujud nyata implementasi arahan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang secara konsisten menekankan pentingnya perlindungan kesehatan—tidak hanya bagi masyarakat terdampak, tetapi juga bagi para pejuang kemanusiaan dan lingkungan di garda terdepan.

Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, Agustan Saining, menegaskan bahwa pemantauan kesehatan rutin adalah bentuk apresiasi dan perhatian institusi terhadap dedikasi personel Damkarhutla yang kerap bekerja tanpa mengenal waktu demi mengendalikan karhutla.

“Petugas di lapangan memiliki tugas yang sangat berat. Karena itu, kondisi kesehatan mereka harus terus dipantau secara berkala agar tetap prima saat menjalankan tugas,” ujar Agustan, Selasa (4/8/2026).

Sebagai bentuk dukungan penuh, Dishut Kalteng berkomitmen untuk terus menyuplai berbagai kebutuhan operasional dan medis pendukung demi efektivitas penanganan darurat di lapangan.

Melalui langkah preventif ini, diharapkan seluruh personel Damkarhutla senantiasa berada dalam kondisi prima, sehingga mampu memberikan proteksi maksimal dalam menjaga kelestarian hutan, lingkungan, dan keselamatan masyarakat luas dari ancaman bencana kebakaran.

Editor: Adm. Talawang News 01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *