PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mengambil langkah taktis dan proaktif dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Melalui posko pemantauan khusus di Istana Isen Mulang, Pemprov Kalteng menghadirkan sistem pengawasan real-time untuk memastikan respons penanganan di lapangan berjalan cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, melalui Kepala Dinas Kehutanan Kalteng, Agustan Saining, menyampaikan bahwa posko pemantauan ini didirikan atas instruksi langsung Gubernur agar situasi lapangan dapat dipantau tanpa jeda.
“Pak Gubernur bisa memantau perkembangan detik demi detik, menit demi menit dari posko ini. Dengan pemantauan langsung, beliau dapat memberikan arahan dan kebijakan yang tepat sasaran sesuai dinamika serta tingkat keparahan di lapangan,” ujar Agustan saat ditemui di Posko Pemantau Istana Isen Mulang, Senin (10/8/2026).
Beroperasi selama kurang lebih dua minggu, posko ini terintegrasi penuh dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) dan menjangkau seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
-
32 Titik Pantau Live: Tersebar di berbagai daerah rawan dan lokasi dengan akses komunikasi optimal.
-
Interaksi Dua Arah: Memungkinkan Gubernur dan tim pemantau berdialog langsung dengan personel di lapangan guna mengevaluasi kebutuhan tambahan tim atau penyesuaian strategi.
-
Fokus Wilayah: Kabupaten Pulang Pisau, khususnya kawasan Tumbang Nusa, tetap menjadi pusat perhatian utama mengingat karakteristik lahan gambut yang rentan terhadap perluasan titik panas (hotspot).
Agustan menegaskan bahwa mitigasi Karhutla adalah kerja bersama yang menuntut kolaborasi erat dari berbagai elemen bangsa, tanpa ego sektoral.
-
Kolaborasi Terpadu: Melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, hingga kelompok masyarakat seperti Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Manggala Agni.
-
Keselamatan Personel: Pemprov Kalteng menempatkan keselamatan petugas sebagai prioritas utama. Evaluasi terus dilakukan menyusul insiden sebelumnya, di mana personel sempat terkepung api akibat tingginya dedikasi di lapangan, yang kini telah pulih dan kembali bertugas.
Guna menekan laju Karhutla secara komprehensif, Pemprov Kalteng menggabungkan pendekatan pencegahan dan pemadaman taktis:
| Strategi Penanganan | Detail Pelaksanaan |
| Skat Bakar & Kanalisasi | Perbaikan dan pembersihan saluran kanal sepanjang >6 kilometer sebagai sekat pelindung lahan gambut. |
| Pembangunan Sumur Bor | Pembuatan sumur bor di 6 titik strategis yang kini beroperasi penuh untuk suplai air darurat. |
| Dukungan Satuan Udara | Pengerahan 3 unit helikopter water bombing dan 1 unit helikopter patrolidari BNPB. |
| Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) | Penyiapan OMC bekerja sama dengan BNPB, disesuaikan dengan dinamika potensi sebaran awan hujan. |
Melalui pengawasan melekat berbasis teknologi real-time dan penguatan sinergi lintas sektor ini, Pemprov Kalteng optimis penanganan Karhutla dapat berjalan semakin efektif demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang aman, bermartabat, dan bebas dari asap.






