Berita  

Mabes TNI Gandeng Warga Madusari Perkuat Benteng Pertahanan dari Karhutla

Kubu Raya, TalwangNews.com – Tim Mabes TNI turun langsung ke Desa Madusari, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, untuk memberikan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Senin (31/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Madusari sejak pukul 09.30 WIB tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur TNI, pemerintah desa, perangkat desa, serta masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf Robbi Firdaus, S.E., M.Si., Danramil 1207-05/Sungai Raya Kapten Inf Fahmi, Pasi Intel Kodim 1207/Pontianak Kapten Inf Alexander Vigor, Kepala Desa Madusari Muhammad Hasan, Babinsa Desa Madusari Sertu Titin, serta jajaran Tim Mabes TNI.

Ketua Tim Mabes TNI, Brigjen TNI Winarno, mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, masyarakat merupakan garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah terjadinya kebakaran.
“Pencegahan adalah kunci utama. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada Babinsa atau perangkat desa apabila melihat titik api sekecil apa pun,” pesannya.

Sementara itu, Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf Robbi Firdaus menyampaikan bahwa wilayah Sungai Raya, termasuk Desa Madusari, memiliki lahan gambut yang rentan terbakar saat musim kemarau.

Ia mengimbau masyarakat tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga didorong untuk menjaga kelembapan lahan serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Benteng pertahanan terbaik dalam penanganan Karhutla adalah kesadaran masyarakat sebagai pemilik dan pengelola lahan,” tegasnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Tim Mabes TNI juga memberikan edukasi mengenai Pembukaan Lahan Tanpa Membakar (PLTB), karakteristik dan kerentanan lahan gambut, ketentuan hukum terkait pembakaran hutan dan lahan, serta pentingnya sistem deteksi dini dan gotong royong masyarakat.

Tim Mabes TNI menekankan bahwa Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kesehatan, perekonomian, aktivitas masyarakat, serta kelestarian ekosistem.Melalui kegiatan tersebut, TNI mengajak masyarakat Desa Madusari untuk bersama-sama membangun kesadaran dalam menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla sejak dini.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *