Berita  

Mabes TNI Turun ke Patok 34, Ajak Petani Rasau Jaya Cegah Karhutla Sejak Dini

Kubu Raya, TalwangNews.com – Tim Mabes TNI turun langsung ke wilayah Patok 34, Desa Rasau Jaya 2, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, untuk memberikan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Kelompok Tani (Poktan) Sugianto tersebut dimulai sekitar pukul 10.15 WIB dan diikuti sekitar 50 orang, terdiri dari unsur TNI, pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, perusahaan pertanian serta masyarakat setempat.

Dandim 1207/Pontianak dalam kegiatan tersebut diwakili Kapten Inf Bambang Sumantri. Hadir pula Kepala Desa Rasau Jaya 2 Budiono, Penyuluh Pertanian Kecamatan Rasau Jaya Siti Masitoh, S.P., Babinsa Posramil Rasau Jaya Serda Zubaidi, perwakilan PT Estimasi West Seed Indonesia Darso, Ketua Poktan Patok 34 Sugianto, anggota kelompok tani dan warga.

Tim Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI Elman Nawendro bersama sejumlah perwira, yakni Kol Tek Parluhutan Siboro, Kol Cpm Subiakto, Kol Laut Wenas, Kol Pas Edward Sitorus, Kol Laut Untung, Kol Pnb Budi Ramelan, Kol Laut S/W F. Lusiani Pakpahan, Kol Laut Jamry Matialo, Letkol Pom Eka Ramendra dan Letkol Tek M. Rif’an.

Dalam arahannya, Brigjen TNI Elman Nawendro menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah utama dalam menghadapi ancaman Karhutla. Menurutnya, kelompok tani memiliki posisi penting karena berada langsung di lapangan dan berinteraksi dengan lahan setiap hari.

“Kita harus mencegah sebelum api muncul. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” pesannya.

Tim Mabes TNI juga memberikan edukasi mengenai Pembukaan Lahan Tanpa Membakar (PLTB) sebagai alternatif pengelolaan lahan yang lebih aman dan ramah lingkungan. Selain itu, masyarakat diberikan pemahaman mengenai karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau serta konsekuensi hukum bagi pelaku pembakaran lahan.

Masyarakat dan kelompok tani juga didorong memperkuat deteksi dini, meningkatkan kepedulian lingkungan, serta melakukan gotong royong dan pemantauan wilayah sekitar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi TNI, pemerintah desa, kelompok tani dan masyarakat dalam mencegah Karhutla sejak dini.

Sosialisasi selesai sekitar pukul 11.15 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *